images : tribunnews.com

Antraks merpakan penyakit menular akut dan sangat mematikan yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis dalam bentuknya yang paling ganas.

Kebanyakan kasus antraks terjadi pada hewan ternak, misalnya sapi, domba, kuda, atau kambing. Spora antraks di tanah bisa menginfeksi hewan ternak yang memakan tanaman yang tumbuh di tanah tersebut.

Antraks bermakna “batubara” dalam bahasa Yunani, dan istilah ini digunakan karena kulit para korban akan berubah hitam. Antraks paling sering menyerang herbivora-herbivora liar dan yang telah dijinakkan.

Penyakit ini bersifat zoonosis yang berarti dapat ditularkan dari hewan ke manusia, namun tidak dapat ditularkan antara sesama manusia.

Namun meski begitu, tidak perlu takut mengkonsumsi daging hewan2 ternak dengan catatan :

  1. Jangan memotong dan mengkonsumsi daging hewan yang sakit.
  2. Belilah daging hewan di rumah pemotongan hewan bersertifikat.
  3. Tidak membeli dan mengkonsumsi hewan pemamah biak ( sapi, kambing, kerbau dan kuda ) yang berwarna gelap dan berlendir.
  4. Masak daging dengan sempurna hingga matang, dengan suhu diatas 100 derajat celcius selama 5 – 10 menit.
  5. Gunakan sarung tangan plastic atau karet, masker pada saat mengolah daging.

Laporkan segera jika hewan ternak Anda sakit dan segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat, jika mengalami luka di kulit setelah kontak dengan hewan sakit.

LEAVE A REPLY